// you’re reading...

Cerpen

The Wise Man and The Young Man

Dahulu kala ada seorang pria tua bijaksana, The Wise Man, yang tinggal di atas gunung. (I don’t know why he likes to stay on top of a mountain, hhehehe…). Suatu ketika ada salah seorang penduduk desa yang mempunyai masalah, The Young Man. Dia pun memutuskan untuk memanjat gunung tempat dimana The Wise Man tinggal untuk meminta nasihat. Setelah bertemu dengan The Wise Man, The Young Man bertanya.
“The Wise Man”, tanya The Young Man. “Apa yang membuat seorang pria menjadi The Truly Great Man?”
The Wise Man memandang sejenak pada The Young Man dan berkata, “Apa kamu sungguh ingin tahu?”

“Yes, yes!”, jawab The Young Man pada The Wise Man.

“Well! Aku akan beri tahu kamu melalui sebuah cerita”, kata The Wise Man.

“Once upon a time, ada seorang penduduk Yunani, The Greek Man, yang menderita penyakit mematikan. Mengetahui bahwa dirinya akan segera mati, maka dia memutuskan untuk bergabung dalam army yang membela negaranya yang pada saat itu juga sedang bertempur melawan musuh. Berharap mati dalam medan perang, The Greek Man adalah orang pertama yang mendaftarkan diri dalam pembentukan army tersebut dan berperang di garis depan serta mengekspos dirinya tanpa perlu kuatir akan hidupnya. Sampai pada akhirnya army tersebut menang dalam pertempuran. Sang Jendral sangat terkesan terhadap keberanian The Greek Man atas kontribusi besarnya dalam pertempuran. Sang Jendral pun memutuskan untuk memberi The Greek Man penghargaan saat upacara kemenangan yang akan segera dilaksanakan. Namun saat pemberian penghargaan tersebut, The Greek Man terlihat sangat tidak sehat. Akhirnya Sang Jendral bertanya pada The Greek Man tentang kesehatannya. The Greek Man pun menceritakan penyakitnya kepada Sang Jendral, namun tak menyebutkan alasannya bergabung dalam army. Karena Sang Jendral merasa iba, dia pun menyuruh Tabib terbaiknya untuk menyembuhkan The Greek Man. Pada perang berikutnya, The Greek Man yang dikenal gagah berani tak lagi berada di garis depan pertempuran, dia selalu menghindari bahaya dan mencoba untuk melindungi hidupnya.”

“The Young Man”, kata The Wise Man. “Jika kamu sungguh ingin menjadi The Truly Great Man, you must not be scared of dying, you must be daring. Apapun yang akan kamu temui dalam hidup mu kelak”. [yoe]

Discussion

3 comments for “The Wise Man and The Young Man”

  1. saya setuju dengan the wise man. kita tidak boleh takut mati, karena kematian adalah pasti. yang perlu kita lakukan adalah membekali diri dan melakukan semua hal terbaik yang dapat kita lakukan ketika kita masih hidup dengan demikian ketika kita nanti menghadapi kematian, insya Allah tidak akan ada penyesalan.

    Sunu Puguh, IT Support staff Institut Manajemen Telkom
    hhtp://www.imtelkom.ac.id

    Posted by sunu puguh | May 28, 2013, 10:28 pm
  2. Ceritany bagus sekali, terutama The wise man, apapun itu kita tidak boleh takut mati, karena sebuah kematian tidak akan terelakkan dan pasti akan datang

    Posted by dolove igo | January 30, 2015, 2:34 pm
  3. Cerita pendeknya bagus kasi 2 jempol

    Posted by Zona Nokia | October 31, 2015, 7:25 pm

Post a comment