// you’re reading...

Fokus

Table Manner – Latih Kecakapan dan Ketrampilan Mahasiswa Pada Perjamuan Resmi

Etika makan adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Etika makan atau yang lebih dikenal Table Manner, telah diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar dalam menyantap makanan, baik untuk acara resmi maupun acara makan bersama di keluarga besar. Table Manner secara mendasar bertujuan untuk memudahkan pergaulan, percaya diri (terhindar dari rasa canggung atau malu), menghindari perilaku yang salah, tidak mengganggu orang lain, menjalin keakraban, dan dapat menikmati suasana jamuan dengan nyaman. Di Indonesia, misalnya, kita terbiasa makan dengan sendok dan garpu atau malah dengan tangan saja. Di negara lain seperti Eropa, makan nasi tanpa sendok dan garpu mungkin dianggap jorok. Namun secara umum, ada aturan mendasar mengenai tata cara makan. Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda.

Table Manner

Table Manner

Dalam Table Manner tedapat urutan-urutan untuk dalam menyajikan makanan. Sebagai pembuka hidangan berupa Appetizer dan Soup dan dilanjutkan dengan main course. Main Course di sini biasanya berupa sirloin steak. Sebagai makanan penutup (Desert) yaitu pencuci mulut yang berupa pudding atau kue-kue manis lainnya. Pada jamuan makan resmi seperti Table Manner, sebaiknya sendok, garpu, dan pisau yang disediakan harus sesuai dengan banyaknya jenis hidangan yang disajikan. Untuk meletakkanya peralatan makan harus disesuaikan dengan urutan hidangan yang disajikan. Peralatan makan diambil dari urutan yang paling luar. Perhatikan gambar tata cara menata meja dalam jamuan makan atau table manner.

Table Manner adalah sub pokok bahasan mata kuliah Pengembangan Diri 2 mahasiswa DIII Komputerisasi Perkantoran dan Kesekretariatan. Perkuliahan Pengembangan Diri 2 adalah perkuliahan yang menitikberatkan pada kemampuan mahasiswa DIII Komputerisasi Perkantoran dan Keskretariatan untuk memiliki kecakapan-kecakapan serta keterampilan beretika dalam sebuah kesempatan/perjamuan makan, baik yang bersifat resmi (formal) dan yang bersifat tidak resmi (informal). Mata kuliah ini meliputi segala aspek-aspek yang harus dilakukan saat melakukan makan dan lain sebagainya. Sehingga suasana yang tercipta saat makan lebih berbudaya atau sesuai dengan aturan-aturan sosial kemasyarakatan dan industri-industri seperti hotel dan restoran atau industri relevan lainnya. [des/nan]

Discussion

2 comments for “Table Manner – Latih Kecakapan dan Ketrampilan Mahasiswa Pada Perjamuan Resmi”

  1. mkasih ats informasi’a yaw!!!!!

    Posted by lisa | October 27, 2011, 7:25 pm

Post a comment