// you’re reading...

Seputar Kampus

Stikom Surabaya Tuan Rumah Peksimida Jawa Timur 2018

Stikom Surabaya diberikan kesempatan untuk mengelola Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Timur untuk Tangkai Lomba Desain Poster 2018 dilaksanakan pada Kamis (23/8).

Acara ini diselenggarakan tiap dua tahun sekali, dibuka langsung oleh Bambang Sumardiono selaku ketua BPSMI (Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia) Jawa Timur di ruang Laksda Mardiono lantai 1 Stikom Surabaya. Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video bumper peksimida dan foto bersama dengan segenap pimpinan Stikom Surabaya sekaligus dewan juri.

Pekan Seni Mahasiswa Daerah Tahun 2018 ke XIV bertajuk Merajut Budaya Nusantara diikuti 15 perguruan tinggi se-Jawa Timur, sejumlah 39 Mahasiswa.

“Tema memang sudah ditentukan dari tingkat nasional, yang jelas peserta yang kita cari untuk peksiminas adalah karya-karya yang punya nilai frekuensi tinggi yang melibatkan digital painting dan konsep yang kuat.” Jelas Muhamad Ro’is Abidin.

Sebagai dewan juri Ro’is mengungkapkan saat keliling melihat-lihat, sekilas karya yang dilihat cukup bagus. Dari sisi teknis, peserta bisa membuat poster yang tidak biasa melalui tahap manual lebih dulu yang sebelumnya menggunakan tahap komputer tanpa harus melalui mekanisme manual.

Perlombaan ini langsung diumumkan tadi malam (23/8) dan dipilih mahasiswa terbaik untuk mewakili Jawa Timur pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XIV tahun 2018 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Juara 1 Bagas Aji P. dari Unesa, juara 2 Dimas Ardianto dari Untag Surabaya, juara 3 Annisa Nurul K. dari  Unesa, harapan 1 M. Mahrus dari Unesa dan harapan 2 Clarence Tanto dari UK Petra Surabaya.

“Bahwa yang terpenting bukan menangnya namun merajut budaya nusantara yang termasuk dalam kebinekaan. Lumba-lumba ada satu, sepotong kawat untuk kail mainan. Lomba-lomba sebagai sarana pemersatu untuk merawat kebinekaan.” Pesan rektor Stikom Surabaya. (els)

Discussion

No comments for “Stikom Surabaya Tuan Rumah Peksimida Jawa Timur 2018”

Post a comment