// you’re reading...

Seputar Kampus

Rahasia Pak Kresna Untuk Menyelamatkan Pendidikan Jaman Now

Menjadi seorang dosen yang profesional bukan hal yang mudah, pasalnya setiap dosen memiliki cara mengajar yang berbeda-beda. Namun di zaman yang maju teknologi ini masih ada yang menggunakan metode mengajar melalui buku saja.

Bahkan saat ini di era yang sering disebut jaman now, seharusnya seorang dosen tidak boleh mengajar apa yang jadi kemauannya. Namun harus memahami apa yang dibutuhkan untuk mahasiswa karena sekarang ini anak lebih berfikir ekstrim dari apa yang dibayangkan dosen.

Menjadi Pendidik Konstruktif Memanfaatkan Kemajuan Teknologi di Era Revolusi. Tema ini diangkat dalam pertemuan dosen semester genap Stikom Surabaya, baik dosen tetap maupun dosen luar biasa pada Rabu, (14/1) di Gedung Pusat Pembelajaran TI Stikom Surabaya. Sebagai pembekalan para dosen untuk mengawali aktifitas perkuliahan semester ini.

Belajar tidak hanya melulu teori dan teks, namun harus bersifat problem solfing bagi masyarakat. Sehingga perlu adanya inofasi untuk membangun cara belajar bagi anak di era digital ini. Kegiatan ini diselenggarakan agar dosen bisa mengevaluasi dari perkulihan satu semester lalu. Merefresh apa yang perlu diperbaiki dan perlu dikembangkan kinerja dosen yang disampaikan oleh Pantjawati Sudarmaningtyas wakil Rektor I.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kresnayana Yahya, MSC. IT seorang praktisi bisnis sebagai narasumber pertemuan dosen. Keprihatinannya dengan sistem pendidikan, berharap pengajar memprioritaskan semangat belajar mahasiswa untuk mempengaruhi suasana belajar agar meningkatkan kapasitas anak agar terciptakan perubahan-perubahan learning habit di dunia kerja. Menaikkan capacity bukan karena kulaih saja tapi juga menciptakan perubahan-perubahan prilaku, karena orang kerja 3-4 tahun pertama pasti lebih banyak belajarnya daripada bekerja. Sehingga sangat diperlukan di dunia kerja.

“Mari terlibat dalam digital transformation. Jika kita tidak terlibat, sama saja kita mengajari barang yang tidak pernah kita pakai yang ada pada diri kita. Bagaimana utilise digital informant dijadikan ekosisitem sehingga tidak hanya mengajar tapi juga belajar.” Ungkap Kresna saat diwawancara.

Dosen-dosen terbaik Stikom Surabaya juga diberi penghargaan yang diberikan langsung oleh Rektor Budi Jatmiko, yaitu Endra Rahmawati dari prodi S1 Sistem Informasi, Harianto dari Prodi Teknik atau Rekayasa Komputer, dan Puspita Kartikasari dari prodi S1 Sistem Informasi sebagai dosen tertib administrasi semester Gasal 2017/2018. (els)

Discussion

No comments for “Rahasia Pak Kresna Untuk Menyelamatkan Pendidikan Jaman Now”

Post a comment