// you’re reading...

Seputar Kampus

Kristalisasi Mahasiswa Baru – Everyday is Deadline

CyberCampus – SSNews,
Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) telah berlangsung selama delapan hari. Berbagai acara telah menghiasi kegiatan OKK 2010. Mulai materi pengenalan kampus, kunjungan ke bagian-bagian, hingga berbagai materi motivasi telah diberikan. Tidak lain semuanya bertujuan untuk memantapkan mahasiswa baru saat akan memulai kehidupan di kampus STIKOM Surabaya. Jika berjalan sesuai rencana, OKK 2010 akan ditutup besok (25/08). Pagi harinya akan diadakan acara inagurasi. Hari ini, ketua STIKOM Surabaya, Dr. Y. Jangkung Karyantoro, MBA., memberikan materi sebagai pemantapan dari seluruh rangkaian acara OKK di Arena Prestasi lantai 9 kedung STIKOM Surabaya. Pada pidatonya, beliau menyampaikan beberapa hal, serta mengingatkan kembali atas apa yang telah disampaikan pada pembukaan OKK sebelumnya. “Hidup itu harus memiliki wawasan seluas samudera, jangan jadi orang dekil yang bangga dengan keberhasilan kecil,” ujarnya disela-sela pidato.

Pemantapan dari Ketua STIKOM Surabaya

Pemantapan dari Ketua STIKOM Surabaya

Berulang kali Jangkung berpesan, hidup itu berkarya, bukan semata bekerja. Hidup harus bermanfaat untuk orang lain. Percuma saja bekerja jika itu sebatas menggugurkan kewajiban, tanpa ada hasil yang bermanfaat untuk orang lain. Dikesempatan lain beliau juga menyampaikan. Jadilah orang yang cerdas, dan berfikirlah gila, dalam arti melakukan hal-hal di atas rata-rata. Milikilah cita-cita seperti layaknya ilmuwan terkenal. “Lihat Thomas alfa edison, untuk menjadi ilmuwan seperti dia, diperlukan kerja keras tanpa kenal lelah dan tanpa henti,” terangnya. Lebih lanjut beliau juga mencontohkan saat memberikan seminar di beberapa SMA di Surabaya. Saat ditanyakan kepada guru-guru di sana, lebih senang mana mendidik siswa yang pandai atau yang bodoh. Hampir 90% guru-guru tersebut memilih lebih senang mengajar siswa yang pandai. “Ini contoh jika hidup itu hanya bekerja, bukan berkarya,” jelas jangkung lebih lanjut. Mendidik itu bukan sekedar kewajiban, terlebih adalah proses membentuk kepribadian, membuat kehidupan siswa yang biasa menjadi luar biasa. Menjadikan siswa atau anak menjadi lebih baik, yang kurang pandai jadi pandai. Itu baru namanya hidup. Karena itu adalah tanggung jawab pendidik.

Berkaitan dengan kehidupan kampus STIKOM Surabaya, Jangkung juga mengingatkan kembali. Kehidupan kampus itu adalah kehidupan ilmiah. Segala sesuatu, baik perilaku maupun cara berfikir haruslah selalu ilmiah. “Diamlah sampai kita mampu berucap yang baik dan benar,” terang beliau seraya menujuk tulisan yang terpasang di Arena Prestasi STIKOM Surabaya.

Dalam menjalani kehidupan, terutama bagi mahasiswa. Jangan pernah putus asa apalagi berhenti. Segala keterbatasan tidak harus membuat seseorang berhenti untuk berusaha. Kerja keras mati-matian harus tetap dilakukan. Hidup ini adalah pengharapan. Tidak dicapai dengan cara bermalas-malasan. Jatuh, bangkit, jatuh, bangkit, demikian seterusnya. Hidup itu tidak akan pernah berhenti, lari dan terus berlari. Everyday is deadline. “Saya lebih hormat dengan mahasiswa yang mendapatkan IP 2,2 tapi didapat dengan kerja keras serta cucuran keringat daripada mahasiswa yang mendapatkan IP 3,3 tapi didapat hanya karena keberuntungan dan tanpa usaha keras,” terang Jangkung lebih lanjut. Dalam penjelasannya, beliau juga menjelaskan tentang manfaat berjejaring. Karena manusia hidup sebagai makhluk sosial. Banyak orang baik di luar sana. Minta bantuan, pertolongan jika memang kita ada kesulitan. Jika dalam kehidupan kampus, mintalah bantuan kepada kakak kelas, teman sekelas, dosen, dosen wali, atau bahkan dengan Kaprodi. Mereka semua baik. Jika di ibaratkan, 1 musuh berlebihan 1000 teman masih kurang. Perluas jejaring kita, agar hidup ini lebih berwarna dan bermanfaat. [adh]

Discussion

One comment for “Kristalisasi Mahasiswa Baru – Everyday is Deadline”

  1. everyday is deadline..
    betul bgt

    Posted by Dimas Arief Setiawan | August 24, 2010, 8:32 pm

Post a comment