// you’re reading...

Artikel Prodi

Kiat Jitu Lolos Proposal Penelitian dan pengabdian masyarakat lewat simlitabmas

Screen Shot 2016-06-24 at 09.52.47Surabaya, 15 Juni,
Salam Semangat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat buat para Dosen.
Sebagai dosen melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat adalah bukan kewajiaban, tetapi adalah kebutuhan. Seorang dosen dan Guru adalah sama, yang  membedakan adalah seorang dosen selain melakukan pengajaran, harus melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

SIAP melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat, tetapi terkendala dengan cara teknis mengirim proposal lewat silitabmas. Inilah salah satu alasan artikel ini dituliskan. Bagaimana kiat  jitu agar dosen dapat lolos dengan mudah mengajukan penelitian lewat Silitabmas. Banyak persiapan yang harus dilakukan oleh dosen ketika proposal sudah dibuat agar mudah lolos pengiriman secara online lewat silitabmas.

Apa itu kiat jitunya?.
Sebelum dikirim proposal lakukan cek panduan penelian yang berlaku, perhatikan beberapa point penting prasyarat setelah ditentukan penelitian yang mana dipilih. Sebagai contoh adalah penelitian produk terapan.

Perhatikan dan cek, apa saja luaran penelitiannya, kriteria pengusul seperti apa?. Dosen harus berpendidikan dan memiliki kepangkatan apa minimal. Seperti contoh untuk penelitian produk terapan, syarat ketua tim pengusul adalah berpendidikan Starta S2, dan memiliki kepangkatan minimal Letor.

Pada kriteria dan syarat pengusul itu penting diperhatikan kriteria yang lain, dan tidak kalah penting adalah  format file yang harus dikirim. Salah satunya adalah syarat terkait format file, Pada format file berdasarkan jenis penelitian, harus diperhatikan ukuran file maksimum 5 MB, dan penamaan file harus sesuai dengan panduan yaitu namaKetua_PT_PPT.PDF. Selain hal itu penting dan perhatian Sistematika dan usulan penelitian. Sebagai contoh usul penelian Produk Terapan maksimum berjumlah 20 halaman (tidak termasuk halaman sampul, halaman pengesahan dan lampiran), font harus Time New Roman dengan size 12 dan spasi 1,5 spasi. Tentu sistematika usulan penelitian penting diperhatikan sesuai panduan yang berlaku.

Pada sistematika penting diperhatikan sebagai contoh pada membuat RINGKASAN, sesuai panduan maksimum satu halaman. Artinya ya dibuat satu halaman, dan pada Ringkasan harus berisi   masalah dan tujuan yang akan  dicapai serta target khusus yang akan  dicapai. Selain itu berisi  metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut. Secara umum Ringkasan harus mampu  menguraikan secara cermat dan singkat tentang rencana kegiatan yang diusulkan.

Kiat jitu agar sebagai peneliti dalam membuat proposal dan size file tidak lebih dari aturan yaitu 5 MB, padahal banyak gambar yang harus disertakan adalah melakukan resize ukuran file. Cara mudah resize gambar dengan mudah antara lain sebagai berikut:

Screen Shot 2016-06-24 at 09.33.48

Klik untuk melihat ukurang lebih besar.

 

 

 

 

 

 

Cara mudah edit adalah sebagai berikut:

Screen Shot 2016-06-24 at 09.36.36

Klik untuk melihat ukurang lebih besar

 

 

 

 

 

Dengan cara rize file yang disertakan pada proposal, seorang peneliti akan menjadi lebih mudah memberikan gambaran yang lengkap, tanpa bigung dan kuatir dengan batasan file maksimal 5 MB.

Apakah itu sudah cukup Jitu?
Ada hal lain yang harus diperhatikan, ini pengalaman pribadi sebagai peneliti yang lolos penelitian dosen dari tahun 2007 – tahun 2015. Secara pengalaman saya memperhatikan tentang tanda tangan peneliti, itu harus menggunakan bolpen biru.  Pada lampiran proposal sertakan CV peneliti yang  jelas payung penelitiannya. Sebagai peneliti, agar proposal selanjutnya diterima dengan mudah, buatlah Road Map penelitian. Sehingga sebagai peneliti memang harus memiliki penelitian dengan Road Map Penelitian yang jelas. Sebagai contoh sebagai seorang  dosen yang bidang keahlian Sistem Informasi, saya mengirim penelitian tentang sistem pakar untuk menentukan menu sehat berdasarkan golongan darah bagi penderita diabetes. Selanjutnya dapat dikembangkan lagi, dengan penelitian lanjutan dengan tema yang sama, tentang menu sehat tetapi dengan object penelitian yang dikembangkan bagi penderita Diabetes, Asam Urat, dan Tekanan Darah Tinggi.

Di atas, adalah contoh penentuan Road Map Penelitian bagi Dosen. Agar penelitian yang dibuat selalu berkelanjutan dan linear dengan bidang keahlian peneliti.

Adakah Kiat Jitu yang Lain?
Yang dasar dalam membuat penelitian adalah penulisan dalam penelitian harus melakukan penulisan dengan format penulisan Ilmiah. Ada cara mudah dalam membuat bahasa dengan format yang ilmiah. Tuliskan semua format dengan format SPOK dalam bahasa yang benar. Sebagai contoh penulisan yang ilmiah yaitu  “Sistem Konsultasi untuk menentukan menu sehat bagi masyarakat secara online, dapat membantu masyarakat dalam konsultasi sehingga mendapatkan informasi menu sehat dengan mudah”.

Kalimat ilmiah di atas, akan menjadi berbeda dan kurang ilmiah  jika dituliskan menjadi:

“ Agar masyarakat terbantu dengan sangat baik, maka dibangun sistem  Konsultasi untuk menentukan menu sehat bagi masyarakat secara online”

Kenapa kalimat di atas kurang ilmiah, karena ada kalimat terbuka. Pada kalimat sangat baik, akan menjadi pertanyaan bagi pembaca proposal. Yaitu terbantu sangat baik?, seberapa baik?.

Jadi hindari penulisan dengan kalimat yang sifatnya terbuka, buatlah  penulisan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Buat  kalimat yang sifatnya tertutup, sehingg setelah membaca jelas maksudnya. Itulah cara penulisan yang jitu, yang saya dapatkan dari salah satu professor pembimbing saya dalam melakukan penelitian. Dan membuat saya bersyukur mengenal beliau sebagai pembimbing S2. Teknik Informatika di ITS, yang telah ajari menulis dengan SPOK. Masih ingat nasehat beliau, ketika bertanya. Apa pokok pikiran dari paragraph ini?. Yang ajarin setiap paragrap harus jelas pokok pikirannya.

Sebagai dosen yang aktif melakukan penelitian, Alhamdulillah saya pernah mendapatkan kesempatan juga dari DIKTI pada tahun 2010, sebagai juri nasional Gemastik bidang karya Ilmiah.  Sebagai rasa syukur dan berbagi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semuanya, khususnya para dosen yang mulai aktif melakukan penelitian. Jika merasa perlu pendampingan, dan belajar bareng proposal penelitian dan pengabdian masyarakat  bolehlah email ke Lusiani@stikom.edu

Dengan senang hati dapat membantu Review  atau Workshop proposal penelitian dan pengabdian masyarakat, baik dosen di Stikom Surabaya atau Perguruan Tinggi Lain. Yuk…..., mulai aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat lewat Silitabmas. YUK…………semangat.

 

Titik Lusiani, M.Kom, OCP
Penulis adalah Kepala Program Studi DIII Manajemen Informatika
Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya

Discussion

8 comments for “Kiat Jitu Lolos Proposal Penelitian dan pengabdian masyarakat lewat simlitabmas”

  1. Wa, ini yang saya cari-cari..Biar proposalnya langsung ACC

    Posted by Kerajinan Tembaga | June 27, 2016, 3:05 pm
  2. untuk guru memang tidak ada tentang penelitian dan pengabdian masyarakat. karena memang belum di butuhkan..kebetulan saya guru

    Posted by dotcampus | July 8, 2016, 9:37 pm
  3. Trimaksih atas Tip Dan Kiatnya Semoga Dapat di Gunakan dan work 🙂

    Posted by opik | September 22, 2016, 2:28 pm
  4. mantapp joss gandoosss ini sangat Jituuu sekali
    salam Dimar Update

    Posted by Dimar Update | October 20, 2016, 9:41 pm
  5. semoga bisa digunakan ya trimakasih

    Posted by jual suara walet | October 25, 2016, 4:12 pm
  6. sangat bergunaa baguss

    Posted by download suara walet | October 26, 2016, 9:20 am
  7. wuihh..
    saya baru tau nih tipsnya, kece abis, terima ksih ya mba dan salam kenal

    Posted by Adam Coffee | October 27, 2016, 2:14 pm
  8. Menarik dan bermanfaat, maju dan sukses terus kepada dosen dan guru di Indonesia.

    Posted by Reza | October 28, 2016, 11:13 am

Post a comment