// you’re reading...

Fokus

Gambar Menghipnotis Orang, Inovasi Dari Prodi KGC

Edisi Maret – Mei 2009 | Vol. 2

CyberCampus-SSNews,
Inovasi baru dari Prodi DIII Komputer Grafis Cetak (KGC) pamerkan hasil karya mahasiswa berupa gambar ilustrasi yang dapat menghipnotis orang. Gambar tersebut unik dan menarik sebab berhasil menipu mata kita seolah gambar itu terlihat bergerak. Menurut Dewi Ariyani, Dosen KGC, mengatakan kalau itu merupakan bagian dari efek Phantom dan Fraser Wilcox.
Sebenarnya teori ini lebih banyak digunakan para psikolog dalam menghipnotis orang. Dari teori itu kemudian dikembangkan dalam bentuk desain grafis.
”Kalau kita lihat lebih dekat ukuran garis yang satu dengan yang lain sama, tidak berubah. Tapi kalau kita pandang dari jarak jauh garis itu seperti bergelombang, naik turun.” papar Dewi sambil menunjuk ke beberapa hasil karya mahasiswa yang dipajang di ruang Expo kampus STIKOM SURABAYA Senin (23/03) lalu. Efek Phantom dan Fraser Wilcox adalah kombinasi efek gradasi dan kontras yang diatur sedemikian rupa sehingga membentuk suatu alur seperti moveable grafis artinya bergerak. Padahal gambar hanya terbentuk pada bidang cetak datar. Terdapat 26 karya desain grafis dengan tema “Phantom & Fraser-Wilcox Effect” yang dipamerkan dan dari karya-karya tersebut diambil tiga terbaik dan juara favorit pilihan dari pengunjung.
Kristian Samuel Wattimena selaku Kaprodi KGC menjelaskan bahwa pameran ini bertujuan untuk membuat mahasiswa berinovasi dan mampu membuat sesuatu yang baru. Melalui tema ini juga pihaknya mencoba tampil beda dari ruang lingkup pameran yang selama ini dibuat mahasiswa KGC. ”Jadi kami ingin sesuatu yang berbeda, tidak cuma dinikmati mahasiswa saja tetapi pengunjung juga bisa menikmati. Diharapkan para pengunjung bisa merasakan inovasi yang dibuat mahasiswa ini,” ungkapnya. Dewan juri yang terlibat berasal dari praktisi PPGI yakni Ir. Udanarto Puji Ludminto, MM dan Budi Raharjo, beserta dua dewan juri dari prodi KGC Kristian Samuel Wattimena dan Dewi Ariyani. Kriteria penilaian meliputi motions efek, orisinalitas konsep, dan komposisi warna serta semakin banyak gambar itu bergerak maka semakin bagus.
”Contoh gambar ini cuma menunjukkan dasar saja, tidak ada konsep lain, maka dia gugur,” terang Kristian dalam menilai sebuah hasil karya mahasiswa. Kristian juga menambahkan sebenarnya teknik ini tidak masuk dalam perkuliahan. Jadi sebelum mahasiswa membuat gambar diberi pengarahan dan pembinaan terlebih dahulu dari dosen. Seperti teknik membuat grafis bergaris kotak-kotak. Mulai dari ukuran harus sama sampai teknik pemilihan warna yang tepat.
Pameran ini dibuka oleh Ketua STIKOM SURABAYA, Dr. Y. Jangkung Karyantoro, MBA, dengan memotong pita sebagai simbol peresmian pameran. Pameran ini juga disaksikan oleh beberapa perwakilan dari lembaga yakni Wakil Ketua Bidang Akademik, Drs. Antok Supriyanto, M.MT dan Sekretaris Eksekutif, Dra. Beavanda. [dil]

in these days a great deal of web site owners have got to writing a paper that can improve some ranking in top level of web search

Discussion

Comments are disallowed for this post.

Comments are closed.