// you’re reading...

Fokus

Bukan hanya Dosen, Karyawan STIKOM juga wajib sekolah lagi, Agar Bisa Melayani Lebih Banyak Lagi

Edisi Maret – Mei 2009 | Vol. 2

CyberCampus-SSNews,
Suatu kebanggaan bagi STIKOM SURABAYA berhasil menuntaskan karyawan lulus sekolah, dari Sekolah Dasar (SD) ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dari SMP ke Sekolah Menengah Atas (SMA). Ini merupakan bukti bahwa STIKOM SURABAYA sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi informasi benar-benar memperhatikan kualitas pendidikan karyawannya. Hal ini untuk menunjang pelayanan yang terbaik bagi mahasiswanya.

Setidaknya terdapat 84 orang terdiri dari 27 orang lulus SMP dan 57 orang lulus SMA. Mereka rata-rata karyawan dari bagian petugas umum (PU). Diantaranya ada yang berprofesi sebagai petugas keamanan (satpam), sopir dan cleaning service.
Konsep menyekolahkan karyawan dan dosen ini menurut Jangkung Karyantoro Ketua STIKOM SURABAYA sifatnya wajib. Jadi tidak hanya dosen saja yang disekolahkan, tetapi karyawan juga disekolahkan. Masing-masing bagian akan mendapat gilirannya untuk sekolah. Dengan begitu mereka akan lebih banyak melayani. Karena mereka sudah semakin mengerti artinya globalisasi, secara pengetahuan juga bertambah. Bahkan akan menjadi sebuah kekuatan intelektual dalam mengatasi persoalan.
”Kalau orang-orang semakin melek, ada kemungkinan kalau diajak ngobrol bisa nyambung tentang banyak hal. Sehingga ringan sama dijinjing, berat sama dipikul,” ungkap Jangkung.
”Sementara kesempatan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi bagi mereka itu sangat minim. Apalagi yang sudah berusia tua, menjadikan lanjut sekolah itu tidak mudah dan sangat istimewa bagi mereka.” lanjutnya mengakhiri pembicaraan. [dil]

Discussion

Comments are disallowed for this post.

Comments are closed.