// you’re reading...

Fokus

30 Orang Penyandang Cacat Tuna Netra Belajar Komputer

CyberCampus-SSNews,

Perkembangan teknologi saat ini benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat di Indonesia, hal ini terlihat dari penggunaan peralatan elektronik di setiap kegiatan kehidupan. Tetapi masih ada sebagian kelompok yang belum bisa merasakan teknologi karena keterbatasan fisik, seperti
yang dialami oleh kelompok penyandang cacat (penca). Untuk mengurangi kesenjangan tersebut, Pengabdian Masyarakat (PM) STIKOM Surabaya bekerjasama dengan komunitas penyandang catat dan Dinas Sosial mengadakan pelatihan komputer bagi penca khususnya tunanetra pada hari Sabtu 31 Oktober 2009 jam 09.00 Wib.

Pelatihan yang dilakukan di Laboratorium Rakyat STIKOM Surabaya ini dihadiri oleh 30 orang penca. “Pelatihan ini dilakukan oleh 30 penca yang dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok yang pertama untuk pengenalan dasar dan kelompok kedua untuk belajar membuat presentasi.” jelas Sugi sebagai Koordinator Pelaksana. “Meskipun kami tidak dapat melihat tetapi kami ingin membuka cakrawala dunia melalui komputer”, tambahnya.

PM_webAda perbedaan dalam penyampaian materi kepada peserta kali ini, pada umumnya peserta dapat melihat apa yang terjadi di komputer, tetapi kali ini trainer harus dibantu oleh aplikasi yang khusus. Aplikasi yang digunakan akan membantu peserta dalam memvisualisasikan kondisi atau proses dalam komputer melalui suara. “Kami sudah menyiapkan speaker di tiap unit komputer laboratorium agar dapat membantu mereka.” Jelas Tri Sagirani, Kepala Bagian PM. Dalam pelatihan komputer kali ini terdapat seorang trainer dan 3 orang assisten yang akan membimbing dan menyampaikan materi. Untuk lebih mendalami materi yang diajarkan, Felix, trainer Laboratorium Rakyat melakukan latihan dengan aplikasi tersebut selama 2 minggu. “Karena berbeda dengan peserta pada umumnya, kami latihan dengan menggunakan aplikasi Jaws dan penutup mata, sehingga bisa merasakan apa yang peserta rasakan.” Jelasnya.

Pengenalan komputer terhadap penca ini diharapkan dapat menunjang mereka agar lebih berkembang dan mengurangi kesenjangan dalam masyarakat umum. Materi yang disampaikan mulai dari pengenalan dasar sampai dengan materi presentasi. Kebanyakan dari penca adalah siswa sekolah, meskipun ada juga yang sebagai mahasiswa. “Kami berikan materi presentasi kepada peserta, diharapkan dapat menunjang dalam perkuliahan mereka.”  tutup Tri.[bet]

Discussion

Comments are disallowed for this post.

Comments are closed.